cosmobikers.com

Email Print PDF

Crystal of Death : Methamphetamine (Sabu - Sabu)

Methamphetamine adalah stimulan yang mempengaruhi sistem saraf pusat, sebenarnya methamphetamine dapat diresepkan oleh dokter, namun untuk penggunaan medis, dosisnya jauh lebih kecil dan jarang sekali dilakukan daripada yang digunakan sebagai narkoba, Methamphetamine yang biasa beredar secara illegal biasanya diproduksi di laboratorium rumahan, yang berpotensi meledak dan menghasilkan limbah beracun

Methamphetamine berwarna putih, tidak berbau, terasa pahit dan berwujud serbuk kristal yang mudah larut dalam ar atau alkohol, biasanya ditelan, dihisap melalui hidung, di suntik atau dibakar seperti rokok

Efek Pada Otak :

Methamphetamin membanjiri otak dengan hormon dopamine, sehingga pengguna akan merasa senang dan euphoria yang kuat, yang pada akhirnya merubah fungsi otak sehingga menyebabkan berkurangnya kemampuan motorik dan kemampuan komunikasi, pada tahap akut bahkan terjadi kerusakan otak yang menyebabkan rusaknya daya ingat dan emosi yang menyebabkan pecandu kesulitan berpikir dan kekacauan emosi. Beberapa efek samping akan terus ada bahkan setelah berhenti menggunakan

Efek Pada Tubuh

Menggunakan sedikit saja Methamphetamine dapat menyebabkan beberapa gejala, diantaranya meningkatnya stamina, turunnya nafsu makan, peningkatan detak jantung, detak jantung tidak teratur, tekanan darah tinggi dan merasa kepanasan.

Dalam jangka panjang, methamphetamine dapat menyebabkan kerusakan gigi parah, kecemasan, kebingungan, insomnia, gangguan mood, dan perilaku kasar, bagi pecandu berat akan menunjukan gejala gangguan kejiwaan antara lain paranoid, halusinasi dan delusi.

Selain itu, pecandu Methamphetamine lebih beresiko terkena penyakit menular seksual, karena methamphetamine mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang, pengguna cenderung terlibat dalam hubungan seks yang tidak aman, bagi pengguna melalui jarum suntik dapat terjangkit HIV/AIDS dan infeksi penyakit lainnya karena penggunaan jarum suntik bergantian.