cosmobikers.com

Email Print PDF

Sebaiknya Riders Perlu Tahu Penyetingan Shock YSS

Cosmo Bikers Lovers Shock breaker (peredam kejut) adalah sebuah alat mekanik yang didesain untuk meredam hentakan yang disebabkan oleh sebuah gerakan. Dalam kendaraan, komponen ini berfungsi untuk mengurangi efek dari jeleknya permukaan jalan. Tanpa alat ini kendaraan dapat dengan mudah bergerak sesuka tanpa aturan. Menyebakan sipengendara mengalami ketidak nyaman dalam berkendara.

Penggunaan dan pemilihan komponen ini biasanya bebas dipasang. Namun kadang-kadang kurang memperhatikan segi keamanan dan kenyamanannya. Apabila salah dalam perhitungan atau mungkin dilihat dari harga maka jangan kaget atau mengeluh karena akan membawa efek tidak baik bagi sipengendaranya. Salah satu efeknya yaitu, sipengendara kurang nyaman karena hentakan shock terlalu keras atau sebaliknya terlalu lembut pada saat menambah beban dibelakang (boncenger).

Untuk itu, kami mencoba memberi sedikit solusi bila terjadi hal demikian. Mudah-mudahan bisa membantu. Apa saja masalah yang terjadi? Misalanya, shocknya terlalu empuk, sehingga seakan-akan terjadi bunyi karena ada gesekan antar per, atau per-nya balik terlambat/ pelan. Nah, kalau hal ini sampai terjadi maka, ini solusi yang bisa membantu :


1. Perhatikan dibagian atas per terdapat sekrup/ baut (tertanam/ tidak keliatan).

2. Kendorkan sekrup/ baut tersebut menggunakan kunci L (sudah tersedia). Jangan lupa untuk dibawa kemana saja anda pergi.

3. Setelah mengendorkan sekrup/ baut tersebut, perhatikan disamping sekrup tersebut ada beberapa lubang yang fungsinya untuk menyetel keempukan/ kerasnya shock tersebut, yakni dengan cara menggunakan besi bulat (diberikan pada saat membeli shock). Jangan lupa dibawa kemana saja anda pergi.

4. Masukan besi bulat tersebut kedalam salah satu lubang dan putar 4 kali searah jarum jam. Perlu diingat, kalau diputar serah jarum jam berarti per-nya semakin keras (posisi turun/ rapat), sebaliknya kalau diputar berlawanan arah jarum jam, maka per-nya akan lembut (posisi naik/ longgar). Untuk penyetingan seperti ini tidak akurat, bila dibandingkan dengan menggunakan alat ukur (meteran). Kami anjurkan untuk mencoba penyetingan berikut ini, point 5 dan selanjutnya.

5. Selain penyetingan model tersebut diatas, masih ada lagi dengan cara penyesuaian berat badan pengendara dengan boncenger.

6. Perhatikan pada ulir/ per shock tersebut, anda akan temukan angka seperti 46-16-220 dan juga angka-angka yang lain tergantung penggunananya pada tipe motor. Kebetulan angka yang akan kami bahas disini adalah untuk motor Xmax.

7. Bila total berat (motor, pengendara, boncenger} sekitar 100 kilogram, maka coba diukur panjang per tersebut dalam posisi ada beban (pengendara, boncengeer). Bila hasilnya 210, maka angka yang terletak pada Shock yakni 46-16-220 (220) tersebut dikurangi 210 ( 220 – 210 = 10 (1CM). Ukuran ini kurang lebih sudah cukup dengan berat 100 kilogram tersebut artinya sudah cukup aman bagi sipengendara.

Kenyamanan dan keselamatan berkendara adalah hal teramat penting bagi seorang pengendara. Untuk itu persiapkan segala sesuatu yang menyangkut kedua hal tersebut dengan baik, karena akan berpengaruh besar terhadap aktifitas sehari-hari. Bahkan kalau tidak hati-hati, maka akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan di jalan raya. Salam One Team Riders Indonesia,,,!