cosmobikers.com

Email Print PDF

Cathy Sharon " Peduli Lingkungan "

Jangan berprasangka buruk dulu jika artis Cathy Sharon sering nebeng mobil temannya. Presenter musik playlist di SCTV itu, punya trik tersendiri dalam memberikan perhatian terhadap pemanasan bumi, yang semakin terasa, akhir-akhir ini. Maklum, pemanasan global sudah menjadi perbincangan hangat. Maka, kita pun harus peduli, kata gadis cantik lulusan Lyshe Fremch International High School dan Business School di Australia itu.

Ia pun menceritakan, salah satu bentuk sederhana yang dilakukannya adalah sebisa mungkin tidak menggunakan mobil ke tempat kerja atau lokasi syuting. " saya lebih senang nebeng, naik mobil teman, apalagi kalau kita satu arah. Lumayan kan menggurangi emisi. Jangan dikira, karena mau irit bensin. Kalaupun dianggap seperti itu, ngak apa-apa juga. Bisa dibayangkan, kalau setiap orang mengendarai satu mobil, berapa banyak gas emisi yang dihasilkan di udara dan itu akan kita hirup setiap hari," katanya

Obrolan ringan, namun bermakna dengan gadis kelahiran Jakarta, 8 Oktober 1982, di sela-sela acara pemotretan di bilangan Jakarta Barat itu sangat menggugah hati. Cathy, dara semampai berkulit putih ini, sangat perhatian dan tanggap terhadap kondisi udara di Ibukota, yang nyaris dipenuhi polusi. Apalagi sejak ditunjuk sebagai Duta Kemanusiaan salah satu LSM internasional (Ibu Foundation-Red), Cathy makin
peduli terhadap lingkungan.
Menurutnya, gerakan go green, yang sedang didengungkan
oleh pemerintah, bukan hanya slogan,
tapi harus dipraktikkan tanpa harus menunggu waktu. Sebagai respons terhadap kondisi ini, kalangan pemerintah dan swasta mesti merumuskan langkah-langkah lebih serius untuk mengurangi dampak negatif penurunan kualitas lingkungan.
Ia pun mencontohkan sektor properti, salah satu sektor yang memiliki keterkaitan erat dengan isu lingkungan,
kini tengah mengembangkan inisiatif untuk mengantisipasi akibat kerusakan lingkungan. Salah satunya, dengan pengembangan gedung berkonsep green building (gedung ramah lingkungan).

Kalau mau jujur, katanya, banyak perkantoran dan perumahan
di Ibu Kota yang miskin dengan suasana hijau. Berarti, kesadaran untuk itu belum sungguh-sungguh tumbuh. Mengapa? Salah satu di antaranya, sanksi kurang tegas. “Bila perlu, mereka yang tidak menonjolkan
desain kompleks perumahan yang hijau jangan dikasih izin. Itu baru bisa tercapai go green,’ ungkapnya.
Gemar Bersepeda
Ternyata, Cathy gemar bersepeda. Maka ketika ditawari untuk mengayuh sepeda Ferrari, pada suatu siang, ia pun amat gembira. Siang itu, terik matahari tak menjadi penghalang bagi Cathy untuk mencoba nikmatnya naik sepeda. Sepertinya ia tidak takut kulit putihnya gosong disiram terik matahari.
Mengenai kegemaraannya naik sepeda, Cathy menga-
takan, dimulai pada masa kecil. Awalnya, ia meminta izin kepada orangtua untuk menjajal sepeda motor. Tapi, orangtua tak mengizinkannya. Maka, pilihan jatuh pada sepeda dan itu keterusan sampai sekarang.
“Saya suka bersepeda. Tapi, tidak mungkin naik sepeda dari rumah di Cilandak ke tempat kerjaku.” ungkapnya